June 20, 2024

Tips N Trick Selama Tinggal Sendiri!

Halo semuanya! Di post pertama dalam halaman ini, aku ingin buka dengan info yang siapa tau bisa membantu teman-teman lain yang lagi mau/sudah tinggal sendirian. Ini adalah berdasarkan pengalaman pribadi dan penuh opini pribadi aku, jadi pastinya mungkin ada beberapa yang merasa nyambung dengan pengalaman aku dan ada yang engga 🙂

Cara memilih tempat tinggal (kost-an)

Saat hendak tinggal sendiri, ada baiknya kita menetapkan dulu nih, maunya tinggal dimana? Di kost-an, apartemen, rumah, atau yang lainnya. Kalau sudah, lebih baik kita buat perhitungan harga dan apa saja yang termasuk dalam bayaran itu, karena aku kost jadi aku buat perhitungannya untuk kost an ya.

Kost an macam-macam jenis kamar dan fasilitasnya, yang pernah aku tinggalin adalah: 1) kost-an harga 2jt rupiah, sudah termasuk wifi, air panas dan wc dalam plus wastafel, meja-kursi, dan single bed, sudah termasuk juga laundry. Tapi laundry dicuci pakai tangan oleh penjaga dan tidak termasuk listrik. Listrik menggunakan meteran, jadi setiap bulan masuk ke kost an berapa harus bayarnya;

2) kost harga 1.6jt rupiah termasuk: laundry, wc dalam tapi tanpa air panas, lemari, kursi dan bangku, single bed. Tapi listrik meteran dan jauh lebih mahal listirknya, serta waktu batas keluar-masuk kost hanya sampai jam 10 malam;

3) kost harga 1.8jt rupiah termasuk: single bed, lemari, meja-kursi, wc didalam dengan air panas, kunci kost an double protection, penjaga 24 jam jadi bebas pulang pergi kapan aja, termasuk laundry dan cuci ac 1 bulan sekali. Listrik isi sendiri dengan token dan sudah dapat wifi.

Dari ketiga pengalaman aku, aku berkesimpulan bahwa pada jaman sekarang ini lebih baik kita memilih kost-an yang sudah listriknya token. Dengan listrik token kita bisa menghemat sendiri perbulannya mau menghabiskan berapa rupiah. Juga dengan token, kita bisa isi kapan aja dan berapa aja yang kita mau, kalau isi lewat marketplace malah suka ada cashback.

Lanjut, lebih baik juga pilih kost yang sudah include almost anything basic. Contohnya wifi dan laundry. Kalau ada wifi sih enak banget ya jadi engga perlu pergi-pergi atau pakai kuota terus-terusan kalau ada tugas online atau ujian online. Selain itu, perlu juga laundry. Baju tanpa kita sadari kadang seminggunya bisa banyak banget, di kost aku yang terakhir juga dibatasin 1 hari 2pcs tapi efisien-lah.

Nah, selain itu perlu juga cari kost an yang bersih dan kalau bisa cari pemilik kost yang agak ketat dalam hal kebersihan. Pas cek kost an kita bisa nilai sendiri apakah kost itu bersih/tidak dari kelihatannya. Kalau dari luar atau dari keadaannya aja kurang bersih, coba dipertimbangkan lagi. Kebersihan penting banget apalagi antara sesama yang nge-kost tapi kalau pemiliknya ketat pasti juga maksa untuk dibersihin/jaga kebersihan/ada pembantu kost yang bersih-bersih.

Sekarang kita move on ke beberapa bagian:

Yang pertama, untuk keuangan.

  1. Kalau bisa, punya lah dua tabungan. Satu tabungan yang akan kamu pakai untuk belanja-belanja dan bayar-bayar. Pokoknya yang mencukupi kehidupan dan kehedonan kamu. Yang kedua adalah tabungan yang benar-benar simpanan, tabungan ini bukan simpanan yang disimpan kalau dua-tiga bulan lagi kamu mau jalan-jalan keluar kota… Tapi ini tabungan yang tidak bisa kamu ganggu gugat sampai ada keadaan yang mendesak dan sangat terdesak datang. Kasarnya juga, tabungan ini bisa menjadi tabungan dalam keadaan darurat kamu atau tabungan masa depan kamu juga.
  2. Jangan banyak berlangganan hal-hal yang kurang perlu. Contoh seperti Spotify atau Youtube Music. Kalau kamu pakai handphone Android, kamu bisa download aja lagunya atau kamu bisa coba pakai aplikasi yang tanpa bayar seperti Joox. Sama halnya dengan film seperti Netflix, kalau kamu sibuk atau jarang nonton, lebih baik kamu tidak berlanggangan. Cara lain yang bisa kamu lakukan adalah bergabung dengan teman, seperti Spotify atau Netflix memberikan kemudahan bagi kamu yang ingin menggunakan layanan tersebut tapi dengan harga yang jauh lebih murah.
  3. Selain itu, gym juga menjadi pertimbangan nih kalau kalian suka olahraga. Kalau kamu yang memiliki goals untuk mempunyai badan yang fit atau sehat saja, saranku lebih baik kamu tidak usah berlangganan gym di tempat-tempat gym yang mahal. Banyak gym lokal yang menyediakan harga jauh lebih murah tanpa harus berlangganan perbulan/pertahun. Juga, kalau kamu masih kuliah bisa menggunakan fasilitas kampus yang menyediakan gym, pastinya lebih murah karena kamu mahasiswa/i kampus. Kamu juga bisa coba pakai aplikasi online untuk olahraga seperti lewat Youtube atau Adidas Training/Nike.
  4. Belilah barang-barang kost an yang penting dan awet. Misalnya rice cooker, lampu meja, panci. Barang-barang ini tidak semuanya murah, karena itu kamu lebih baik mencari review yang banyak sehingga memang terbukti barang yang kamu beli bagus dan bisa awet untuk jangka panjang.

Yang kedua, untuk makanan:

  1. Beli bahan makanan di warung/pasar. Kalau kamu suka beli sendiri, coba cari tau terlebih dahulu cara memilih buah dan sayur yang benar. Tanya orang tua atau keluarga atau tanya saja orang yang sedang berbelanja dengan kamu saat itu. Aku sering tanya sama ibu-ibu kalau beli buah atau sayur, mereka sering kasih tips dan kasih tau bagaimana cara yang benar memilih buah. Beli di warung atau pasar juga selain lebih fresh kualitasnya, harganya jauh lebih murah daripada mall dan dapat dibeli dengan kuantitas yang kecil. Jadi cocok untuk porsi satu orang.
  2. Saat kamu hendak berbelanja di mall/pasar/warung, coba pikirkan terlebih dahulu apa yang mau kamu beli. Hindari pergi ke supermarket tanpa tau apa yang mau kamu beli atau hanya dengan mengingat-ngingat saja. Hindari instant buying yang akhirnya justru membuat kamu mengeluarkan uang lebih banyak atau yang seharusnya.
  3. Beli bahan makanan yang bisa digunakan untuk satu minggu atau lebih dari 1-2 hari. Ini seperti: telur, oatmeal, susu, selai buah, roti, kentang, wortel, tahu. Kamu bisa buat overnight oatmeal untuk sarapan atau rebus sayur mayur dipagi hari. Makan roti saat hari minggu. Personally, aku suka dengan selai-selai buah, seperti selai stoberi, kacang atau selai keju. Jadi ada variasi rasa setiap makan roti (ahahaha).
  4. Kalau bisa kamu masak nasi sendiri saja. Ini tidak harus dengan rice cooker kalau kamu tidak percaya dengan rice cooker atau merasa memasak dengan rice cooker banyak kimia nya, kamu bisa beli kukusan masak nasi yang sekarang banyak dipasaran ditawarkan dengan ukuran kecil/mini. Alasan aku sarankan ini, karena aku sering beli nasi luar/diwarung makan. Kualitas nasi yang ditawarkan beda-beda di setiap tempat dan kebersihan nasi itu sendiri juga. Aku sering dapat nasi yang tidak enak, bau, atau kotor, ujung-ujungnya nasi nya pasti dibuang karena tidak bisa di makan, jadi sayang sekali. Nasi saja satunya bisa harga 6-8ribu. Lebih baik memasak sendiri apalagi kalau kost-an kamu memiliki fasilitas dapur bersama.
  5. Masak sayur sendiri. Hehehe, kedengarannya susah sih tapi ternyata tidak loh. Kamu bisa coba-coba masak sendiri dikit-dikit, tidak perlu yang terlalu susah. Terapkan 4 sehat 5 sempurna saja. Tumis sayur atau masak nasi goreng tidak susah kok.
  6. TIPS terpenting dari aku sebenarnya adalah untuk membuat rencana makan kamu dalam minggu itu. Lebih baik kamu memikirkan apa yang mau kamu makan besok dari pagi-malam beserta dengan snacknya daripada kamu mencari-cari makanan di aplikasi online berjam-jam dan akhirnya mengeluarkan uang lebih banyak hanya untuk satu kali makan. Kalau kamu sudah membuat rencana makan kamu, kamu sudah bisa prediksi sendiri apakah kamu akan suka makanannya/tidak dan berapa yang kamu habiskan dalam satu hari.
  7. Tips penting lainnya adalah kalau kalian suka diajak makan oleh teman. Biasanya ini yang paling susah untuk ditolak, tapi aku menggunakan cara ini: Thinking Fast n Slow. Kalau kamu diajak oleh teman untuk pergi, jangan langsung dijawab! Kamu diam dan pikirkan dulu pro dan kontra-nya dari kamu menyetujui atau tidak menyetujui tawaran itu. Intinya, kamu harus pikirkan dulu apakah kamu benar-benar ingin keluar? Seberapa sering sudah kamu keluar minggu itu dan berapa banyak uang yang sudah kamu habiskan? Apakah kamu masih akan memiliki simpanan uang lebih kalau kamu pergi terus?

Yang ketiga, untuk kehidupan sosial:

  1. Buatlah rencana terlebih dahulu jika kamu ingin pergi dengan teman. Jangan setiap kali teman mengajak kamu pergi, kamu iya kan. Hargai diri kamu sendiri dengan memiliki waktu sendiri atau me-time. Ini bisa kamu lakukan hanya untuk merefleksi diri, santai, atau berfikir.
  2. Kalau kamu tipikal orang yang suka spending atau sering membeli barang-barang saat pergi, maka sebaiknya kamu pikirkan apakah kamu benar-benar perlu pergi. Khususnya jika kamu tidak tau apa yang akan kamu lakukan di mall, ya tidak usah pergi.
  3. Merasa bosan? Cari kegiatan yang memang kamu sukai dan lakukan itu terus-terusan. Tapi kegiatan ini yang positif, seperti misalnya membaca buku, menulis, menggambar, main musik, dan lain-lain. Atau kamu bisa mencari sampingan yang bermanfaat untuk waktu luang seperti mencari pekerjaan paruh waktu.
  4. Pilih tempat main atau nongkrong yang memang tidak untuk hedon secara keseharian. Contohnya, daripada kamu pergi ke tempat kopi yang mahal-mahal, sekali minum bisa habis 60k, kamu bisa ke tempat kopi lokal yang enak untuk dijadikan tempat nongkrong. Selain itu, kamu juga mendukung pengusaha lokal untuk berkembang.
  5. Hindarilah teman-teman toxic yang sering mengajak kamu hedon. Setidaknya, kamu harus realistis dengan kehidupan ekonomi dan sosial kamu. Ini bukan artinya kamu tidak mampu atau gaul, tapi pertimbangkan jika kamu menghabiskan uang terus-menerus untuk hal yang tidak berarti, coba kamu renungkan apakah itu baik atau tidak untuk kamu.

Yang terakhir, untuk kenyaman dan kebersihan kost:

  1. Ini tergantung kamu dan temen-temen kamu sndiri sih, tapi aku lebih baik tidak terlalu sering ajak orang/temen untuk main ke kost an. Sesekali emg enak untuk “nongkrong” tanpa keluar duit, tapi aku kurang suka kalau nanti kost aku jadi “tempat nongkrong” nya teman-teman kuliahan. Apalagi kalau yg suka-suka seenak hati nya.
  2. Rutin bersihin wc. Percayalah. Semakin sering kamu membersihkan wc maka semakin wc kamu rasanya bersih seperti wc hotel (lmao). Setidaknya seminggu sekali kamu bisa bersihin wc.
  3. Ini mirip dengan yang diawal: cari kost yang sudah include almost all. Contoh wifi > di kos aku wifinya ada 2 di setiap lantai jadi enak banget pemakaiannya kecuali kalau memang sedang gangguan. Laundry > tidak harus sekaligus laundry seprai atau selimut, tapi yang penting baju, celana panjang, dan jaket sesekali. Air panas > ada kost yang lebih mahal karena air panas tapi ada yang sama saja ada/tanpa air panas, kalau kamu tidak begitu suka dengan air panas, kamu bisa cari kost tanpa air panas yang menawarkan harga lebih murah.
  4. Be minimalist! (Ini saya sendiri masih struggle, tapi tak apa), jangan beli bnyk barang kostan karena bisa aja ujung-ujungnya jadi tidak digunakan, tidak bermanfaat atau jadi sampah. Punya barang secukupnya aja dan yang bermanfaat.
  5. Kalau kamu anak kuliahan yang mau ngekos: pas awal mau kuliah jangan langsung beli binder/tas/stabilo dll ya karena bisa aja tidak dipakai. Kebanyakan kuliah kadang susah untuk nulis langsung karena dosen cepat banget menerangkan atau bahannya sudah ada via online, jadi lebih baik print/buat catatan rapih di laptop begitu. Gunakan fasilitas kampus sebaik-baiknya, contoh dikampus saya ada gym, sauna, perpustakaan yg menyediakan buku-buku fiksi/non fiksi asing > jadi kamu harus pintar mencari-cari fasilitas bagus yang bisa digunakan seperti ini.

Nah, akhir kata, bagaimana dengan kalian? Apa saja hal-hal yang kalian siapkan kalau mau tinggal sendirii sih? ~ semoga post ini membantu!

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to Top