June 20, 2024

BoJack Horseman – Jangan Nonton Ini Kalau Lagi Down! Please.

Ok – Siapa sih yang engga tau series keluaran 2014 ini? Yap. The one and only BoJack Horseman. BoJack Horseman adalah animasi yang menceritakan si tokoh utama – BoJack, sebagai seorang aktor terkenal pada masanya. Namun sekarang BoJack yang sudah memiliki segalanya, yaitu ketenaran, uang, fans merasa hidupnya tidak bahagia. Ia selalu mabuk-mabukan, komplain tentang hidup dan selalu tidak jelas arah hidupnya.

Lalu, kenapa sih dengan judul artikel ini? Kenapa a no buat film BoJack?

Well… not exactly a no. Series BoJack Horseman terdiri dari 6 Season dan 74 episode ini sebenarnya bagus dan menarik. Karakternya menarik begitu pula dengan animasinya, di mana di film ini kita melihat binatang menjadi selayaknya manusia, di mana tidak ada perbedaan antara manusia dan binatang di dunia BoJack Horseman. BoJack sendiri sesuai namanya adalah seorang kuda.

Seri ini menceritakan tentang kehidupan sehari-hari BoJack yang dibawa melalui karakternya yang lumayan malas, cepat bosan, hidup berantakan – yah selayaknya selebriti Hollywood yang sering kita dengar. Namun yang menarik, BoJack di sini menyukai sekaligus membenci dirinya sendiri, atau apa yang telah menjadi dirinya. Ia terus dan terus mencari sesuatu yang hilang dalam dirinya. Kita melihat dinamika perjalanan hidup BoJack pada saat sebelum, saat dan sesudah ia terkenal dengan berbagai rangkaian masalah hidup. Hal ini seperti dalam cara BoJack menjalani hubungan – baik pertemanan, profesionalitas dan seksual, cara BoJack menghadapi masalah yang ia temukan, dan bagaimana BoJack memilih segala pilihan dalam hidupnya dengan sesukanya namun juga membencinya pada saat yang bersamaan.

Lalu apa yang benar-benar membuat seri BoJack Horseman ini sungguh kelam? Keseluruhannya.

BoJack di sini bisa dianggap sebagai seseorang yang egois dan ia tau bahwa ia egois, tetapi tetap saja ia menjadi seperti itu. Terdengar seperti sifat manusia yang normal kan? tentu saja. Namun keegoisan BoJack di sini, justru malah merugikan banyak pihak termasuk dirinya sendiri dan yang pada akhirnya, BoJack memilih untuk merusak dirinya. Kita melihat struggle BoJack untuk menjadi pulih dan menjadi lebih baik, namun selalu saja ada tantangan hidup yang menghalanginya, atau mungkin lebih tepatnya ia sudah terbiasa menjadi orang yang egois, ia menyadari bahwa ia tidak mau menjadi lebih baik.

Kita dibawa dalam emosi BoJack dan orang disekitarnya yang tulus menyayanginya, dirusak oleh BoJack dan memberikan kesempatan kepada BoJack untuk berubah dan menjadi lebih baik, hanya untuk melihat bahwa usaha dan kesempatan itu digunakan sia-sia oleh Sang Kuda. Terdapat suatu rutinitas dan pattern dalam kehidupan BoJack di mana ia akan berubah untuk lebih baik, hanya kemudian dengan cepatnya ia akan kembali ke kehidupannya yang lama dan menyakiti orang-orang disekitarnya.

Banyak hal yang mendorong BoJack untuk seperti ini, dan faktor-faktor luar yang juga mendorong terbentuknya sifat BoJack menjadi seseorang yang brengsek. Salah satu hal tersebut adalah ketenaran dan juga rasa kejayaan maupun keagungan yang ia idam dapat ia dapatkan seperti dulu saat ia berada di masa jayanya di Hollywood. BoJack ingin dihormati dan disukai seperti dulu ketika ia sedang naik daun, ia tidak mau dianggap artis masa lalu yang ‘pernah’ tenar. Namun dengan pengalaman hidup yang sama, BoJack justru tidak dapat melihat bagaimana orang-orang disekitarnya pada masa itu justru juga menggerogoti dirinya. Ia mengadakan pesta-pesta mewah namun ia tidak kenal orang-orang tersebut, orang-orang itu justru hanya ingin numpang tenar. Orang tidak benar-benar peduli pada BoJack melainkan menginginkan apa yang ia miliki.

Nah ada beberapa adegan ekstrem yang justru seharusnya menjadi trigger warning bagi para penonton seri ini. Film BoJack tentunya dikhususkan untuk orang dewasa, hal ini juga seharusnya berlaku bagi mereka yang tidak stabil mental health-nya. Kenapa? Karena karakter BoJack menggambarkan setiap dari kita yang dalam hal menjalani hidup, kita cenderung egois dan melihat kenyataan hanya sebelah mata. BoJack memilih banyak pilihan yang salah dalam arti tatanan sosial, ia terlena dalam ketenaran, alkohol, obat-obatan terlarang yang rasanya melakukan hal-hal tersebut adalah keseruan bagi tatanan sosial kita pada saat ini. Lalu ketika kita dihadapi dalam masalah serius, baik mental maupun material – seperti depresi, melukai orang lain, kehilangan pekerjaan dan teman, tidak dihargai karena sikap kita yang kurang ajar, kita justru malah merasa diri kita benar dan terjustifikasi. Kita merasa bahwa ‘kita seperti ini karena dunia membuat kita seperti ini’, padahal hidup adalah pilihan – baik ataupun buruk.

Ada juga beberapa adegan justru memperlihatkan kita secara langsung apa yang akan atau mungkin terjadi ketika kita memilih A dan B sebagai pilihan hidup. Keduanya berjalan sesuai dengan kenyataan yang sering kita lihat, ketika kita melakukan hal buruk maka pertanggungjawabannya juga buruk, ketika memilih sesuatu yang baik juga hal baik yang akan datang. Namun bagaimana jika kita selalu memilih yang buruk dan tidak membenahi diri kita sendiri? Tentu yang buruk akan terus berdatangan, yang ujungnya mungkin kita dapat kehilangan segalanya tanpa kita sadari. Beberapa adegan ini tidak selalu menunjukkan akhir yang manis dan indah, dan karenanya justru dapat membawa pikiran kita kedalam state yang makin buruk dan kelam. Ini adalah salah satu alasan kenapa jika kalian memiliki mental health issue yang berat dan dapat menjadi trigger, pikir-pikir lagi kalau mau nonton ya.

Tentunya tidak semua adegan dan di setiap episode BoJack Horseman se-dark itu. Banyak juga humor-humor yang memang humor lucu, adegan-adegan konyol para karakternya, dan keindahan pelajaran hidup yang dapat kita ambil. Melalui percakapan antar karakter, BoJack Horseman mengajarkan kita untuk vokal akan kesadaran diri dan pikiran kita, bahwa mengetahui perasaan kita dan terhadap dunia yang kita jalani ini, apa sih arti hidup untuk kita? Bagaimana pendapat kita tentang dunia dan cara kita bergandengan dengan orang lain? Apa tujuan hidup kita dan tujuan kita hidup ditengah-tengah masyarakat?

Seri ini tentunya aku rekomen banget buat kalian yang suka slice of life type of series tetapi juga tipe film-film yang membahas tentang dunia, kehidupan, dan arti daripada mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to Top