June 20, 2024
Nonton Simfoni di Aula Simfoni Jakarta

Nonton Simfoni di Aula Simfoni Jakarta

Kalau kamu ingin banget ajak pacar kamu nge-date yang anti mainstream, ini salah satunya! Hahahaha ini kalau menurut rekomendasi dari TikTokers yaaaaa… aku sering bangettt nihhh lihat di fyp kalau banyak banget yang rekomendasiin orang-orang untuk nonton simfoni sebagai salah satu date idea. Saranku sih pelan-pelan dulu…, cari tau dulu, is it your crowd? Alias, simfoni itu bisa aja engga buat semua orang loh,… Yuk bahas sedikit kenapa:

Salah satu tempat nonton simfoni yang terkenal dan regular ada pertunjukkan itu adalah Aula Simfoni Jakarta yang dibangun dan dimiliki oleh si tidak lain Bapak Stephen Tong, Beliau adalah seorang konduktor, komposer, seniman, arsitek, bahkan beliau juga merupakan pendeta dan penginjil juga! Bergerak dari cinta kasihnya terhadap agama dan ajaran-ajaran agama, beliau juga merupakan pencinta seni, sehingga ia sendiri membangun Aula Simfoni Jakarta untuk mencurahkan karya-karyanya dalam musik gereja serta musik klasik.

Aula Simfoni Jakarta adalah salah satu tempat yang sangat cantik dan indahnya bukan main. Mendedikasikan sebuah tempat untuk para pencinta musik klasik, bangunan Aula Simfoni Jakarta tidak main-main bagusnya. Dengan struktur bangunan yang bermodelan seperti bangunan eropa-eropa, Aula Simfoni Jakarta juga dibumbui dengan berbagai lukisan, patung, serta ukiran-ukiran bertemakan klasik mulai dari para pemusik klasikal seperti Mozart, Bach, Vivaldi, Tchaikovsky, Schubert dan masih banyak lagi.

Cantiknya dekorasi Aula Simfoni Jakarta ini, mungkin menjadi salah satu alasan besar kenapa orang-orang, khususnya orang-orang muda yaaa, suka dan tertarik untuk nonton pertunjukkan musik klasikal di Aula Simfoni. Penonton musik klasikal ini benar-benar untuk semua kalangan generasi dan umur! Setua opa-oma ada, dan semuda anak kecil berumur 6-7 tahun pun ada yang nonton! apalagi anak-anak muda yang ingin serious, one-of-a-kind, and intimate date yaaaa… hahaha. Cocok banget untuk keluarga atau pasangan yang ingin nge-date anti mainstream karena memang sebagus itu tempatnya Aula Simfoni Jakarta.

Panggung orchestra dan simfoni terletak ditengah-tengah ruangan; merupakan posisi sentral ruangan terlingkar oleh seluruh aula, sehingga dari sisi manapun kita duduk, kita akan melihat langsung panggung dengan jelas. Konduktor juga berada ditengah didepan para pemain musik, kita dapat menyaksikan indahnya para pemain instrumen bergerak serta alunan tangan si konduktor itu sendiri secara jelas. Sungguh tata letak yang bagus!

Posisi duduk di aula juga menentukan apa yang bisa kita nikmati, jika kita duduk diarea samping atau didepan diatas panggung, kita dapat melihat keseluruhan panggung dan menikmatinya dengan sedikit jarak. Namun, lagi, kita pasti dapat melihat seluruh sisi panggung dan menikmati pertunjukkan dengan pol. Tetapi yang menjadi favorit saya adalah kursi di bawah, tepat di depan panggung. Jika duduk di bangku ini, kita berada sedikit di bawah panggung, mungkin sekitar 4cm, sehingga kia bisa bangetttt melihat posisi para pemain instrumen menggerakan alat mereka dengan keanggunan yang sungguh luar biasa!

Berada di posisi ini juga memberikan kita kesempatan untuk dapat mendengar hasil instrumen yang dibawakan dengan lebih jelas dan langsung serta dapat berinteraksi lebih dekat dengan konduktor dan para pembawa instrumen. Ini pokoknya adalah spot duduk terbaik banget. Kalau simfoni yang dibawakan sendiri, tidak ada komentar untuk ini karena saat datang atau membeli tiket, kita sudah tau simfoni yang dibawakan itu apa dan mungkin kita juga sudah tau bagaimana musiknya.

Karena memang musik klasikal itu kan sudah ada atau exist ya, jadi kalau kita memang suka mendengarkan musik klasik, pasti kita sudah tau apa yang kita ingin dengarkan atau kita beli. Jadi kalau kalian punya favorit, seperti misalnya karya-karya Mozart atau Vivaldi, kalian bisa tunggu atau cari tau apakah ada konser untuk mahakarya mereka tersebut. Nah, namun nih… selain indah dan cantik-cantik, serta kerennya pertunjukkan yang dibawakan di Aula Simfoni Jakarta, ada beberapa hal yang mungkin kalian juga ingin tau tentang nonton musik klasikal yaitu beberapa diantaranya:

Selain itu, karena engga ada penyanyinya alias kadang cuman instrumen aja, aku banyak nemu orang-orang tuh kayak merasa bosen banget gitu kalau lagi nonton simfoni. Banyak yang celingak-celinguk ke sana kemarin, banyak yang main hape, bahkan ada yang tidur??? Hahaha. Padahal saat nonton kita dianjurkan untuk tidak main hape sampai hape harus di silent dan tidak boleh merekam juga ya! Simfoni itu 1 sesinya bisa 30-45 menit dan biasanya terdapat 2 jenis simfoni yang dibawakan kecuali pertunjukkan spesial. Jadi kalau ditotalin, kita bisa nonton simfoni itu sampai 1 jam atau 1 jam 30 menit lamanya.

Musik yang dibawakan dalam simfoni itu engga sembarangan, hampir seluruhnya yang dibawakan adalah musik-musik klasikal alias yang jadoel banget sampai banyak yang engga ada suara penyanyi. Jadi benar-benar cuman instrumen aja. Instrumen itu pun bermacam-macam, ada yang high-pitch, ada yang mellow, ada yang menggebu-gebu. Kalau kalian engga suka musik-musik yang seperti itu, mungkin kalian akan merasa duh berisik banget ini musiknyaaaa….

Tadi juga kita bahas tentang spot terindah nonton pertunjukkan di aula simfoni yaa… karena itu, spot duduk pertunjukkan ini juga mempengaruhi harga yang harus kita bayar untuk nonton pertunjukkannya. Harga untuk nonton pertunjukkan ini juga tidak murah lohh… tergantung juga pada pertunjukkannya, rata-rata harga 1 tiket untuk 1 orang berkisar Rp. 150.000,- sampai Rp. 600.000,- dan ini tergantung posisi duduk kita. Untuk harga kursi di row bawah, di depan panggung, itu berkisar Rp. 500.000,- ribu rupiah, sementara yang diatasnya sekitar Rp. 300.000,- sampai 450.000,-. Jika kalian masih duduk dibangku sekolah (atau mungkin juga bisa kalau di universitas yaa) dan mempunyai kartu sekolah aktif, biasanya harga tiket lebih murah karena ada harga khusus student. Biasanya harga untuk student itu Rp150.00,- tetapi kembali lagi kepada jenis pertunjukkannya.

Nah, gimana? Mau coba tidak nonton konser klasik? Jujur nonton konser klasik itu seru banget loh… dan benar-benar nikmat banget! Hahaha. Aku sendiri sudah kira-kira 4 kali nonton konser klasik dan 1 kali nonton recital dari salah satu pianist terkemuka dari UK yang waktu itu sempat ada pertunjukkan di Aula Simfoni Jakarta. Semuanya selalu bagus dan yang terakhir aku tonton adalah konser pertunjukkan Faure & Tchaikovsky, yang diconduct oleh Rebecca Tong, ini salah satu pertunjukkan terbaik yang pernah aku tonton di Aula Simfoni Jakarta.

Aku suka banget sama karya-karya Tchaikovsky, jadi aku datang untuk nonton piecenya dia, tapi justru Faurer yang bikin aku ternganga banget gitu ya… Hahahaha. Karena karya Faure’s Requiem yaitu A Lullaby of Death itu manis dan lembut banget… tetapi juga ada suatu kesedihan yang membahagiakan aja gitu dari piecenya. Selain dari alunan musik yang melembutkan, menyayat hati juga ada, membawakan ketenangan jiwa juga ada, di piece ini tuh ada diisi dengan penyanyi alto yang liriknya itu juga benar-benar menyetuh hati banget…. Bahkan kalau tau latar belakang dan pendapat si pembuat tentang lagu ini, wah semakin relate banget pas dengerin pertunjukkannya.

Memang sayang yaa kita engga bisa mengabdikan pertunjukkan itu dengan cara merekam, tetapi justru itu juga membuat kita menjadi mengenang pengalaman indah nonton konser ini. Kayak selalu kebayang-bayang indahnya pertunjukkan itu gitu. Pokoknya kalau kalian suka lagu klasikal, dan juga mau tau gitu gimana sih pertunjukkan musik klasikal, wajib banget coba sekali seumur hidup atau bahkan nonton untuk belajar aja juga bisa karena seperti para pemusik suka bilang yaaa, musik klasik itu sulit banget buatnya dan selalu ada sebuah pengertian dalam setiap musik.

Tetapi nihhh, kalau kalian memang sudah coba dengerin (banyak banget di Spotify dan Youtube) dan memang kalian engga suka, mungkin bisa consider mau gaa yaaa nonton konser kayak gini, karena kembali lagiiii… pertunjukkannya tuh bisa 60-75 menit dan harganya juga lumayan. Apalagi lokasinyaaa heehhee.

Semoga post yang ini entertaining yaa buat kalian. Jangan lupa juga baca post lain tentang konser juga, yaitu cerita aku saat nonton konser musik Twice :D. Thank you guys!

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to Top